Bungie Menunda Perilisan Ekspansi Beyond Light

Bungie belum lama ini mengumumkan bahwa ia akan menunda ekspansi besar selanjutnya untuk Destiny 2, Beyond Light, ke tanggal 10 November mendatang. Alasan penundaan ini karena kesulitan yang dihadapi Bungie untuk mengembangkan ekspansi tersebut ditengah wabah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung saat ini. Sebelumnya, ekspansi Beyond Light tersebut dijadwalkan untuk dirilis pada tanggal 22 September.

Tim developer dari Destiny menuliskan melalui situs resmi Bungie “Sama seperti sebelumnya, tujuan kami adalah membuat ekspansi plaing keren dan paling menghibur untuk para fans kami. Oleh karena itu, saat ini kami sedang melakukan hal yang terbaik untuk game ini, dan memutuskan untuk memindahkan tanggal perilisannya. Beberapa bulan terakhir telah menjadi tantangan untuk kami, dan akan terus berlanjut selama masa pandemi ini. Kami telah belajar untuk membuat dengan cara yang baru, dengan bekerja dari tempat yang terpisah , satu dengan yang lainnya. Terlepas dari kendala ini, kami masih berkomitmen untuk menghadirkan tingkatan kualitas yang sama dengan yang diharapkan oleh para fans kami.”

Beyond Light telah diumumkan pada awal tahun ini sebagai sebuah ekspansi besar untuk Destiny 2 yang direncanakan hadir pada musim gugur mendatang, dan berperan juga sebagai bab pertama dari ekspansi trilogi yang baru. Bungie juga telah menetapkan harapan yang tinggi untuk masa depan Destiny 2, dimana ia menjabarkan beberapa tahun kedepan untuk franchise ini, yang dimulai dari Beyond Light, kemudian diikuti oleh ekspansi bernama The witch Queen pada tahun 2021, dan ekspansi ketiga, bernama Lightfall, pada tahun 2022.

Destiny 2: Beyond Light akan tersedia untuk PC, Xbox One, dan PlayStation 4 pada tanggal 10 November mendatang. Bungie juga telah mengumumkan bahwa Destiny 2 akan tersedia juga pada konsol next-gen, Xbox Series X, dan PlayStation 5 pada musim liburan tahun ini.

Sumber: The Verge

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: