Devotion Tetap Rilis di Taiwan Setelah Dilarang di Steam

Perilisan sebuah game yang kontroversional biasanya mengundang berbagai masalah yang berujung pada pembatalan rilis di beberapa platform yang dituju. Hal tersebut yang terjadi pada Devotion, sebuah game horror racikan developre Taiwan – Red Candle Games yang mengangkat tema cerita horror keluarga Asia. Tidak seperti game horror barat ataupun Jepang yang memiliki keunikannya sendiri, Devotion mengusung cerita yang lebih memaparkan kehidupan keluarga Asia. Dengan segala premis unik yang diangkat, hal tersebut harus berujung pada satu kontroversi yang fatal.

 

Game yang awalnya akan rilis di Steam ini harus berakhir dicabut dari Steam karena salah satu pengembangnya menyuntikkan sedikit konten politik yang kontroversional. Menyinggung presiden China – Xi Jinping secara tersirat, sehingga memicu sebuah konflik yang berhasil mencoreng nama game ini sendiri. Devotion akhirnya harus ditarik peredarannya dari Steam dan tidak ada kabar sama sekali.

Setelah ditarik pada 2019 lalu, tiba-tiba saja Devotion bersama Red Candle Games hadir kembali menghadirkan game ini untuk para gamer Taiwan. Menolak mundur dengan berbagai progress yang tercipta, mereka akhirnya merilis game ini dalam format lain. Tidak melalui platform digital, Devotion akan dirilis dalam format fisik yang juga menghadirkan beberapa OST original di dalamnya. Red Candle Games membuka pre-order Devotion mulai 8 Juni hingga 15 Juni 2020.

Tidak dijelaskan apakah dalam versi fisik tersebut konten kontroversial yang dahulu ada sudah dihilangkan atau tidak, dan Red Candle Games sendiri tidak angkat bicara perihal kembalinya mereka di platform Steam.

 

Sumber : Polygon

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: