Inilah Alasan Ghost of Tsushima Menghindari Elemen Supernatural

Ghost of Tsushima telah rilis pada Jumat lalu dan untuk game yang mengangkat tema feudal Jepang, game ini sangatlah unik. Tidak seperti franchise Nioh ataupun Sekiro, atau game berlatar Jepang lainnya, Ghost of Tsushima menjaga latar dan cerita yang lebih realistis. Kurangnya elemen supernatural memang sudah menjadi pilihan yang dibuat oleh Sucker Punch dan pada wawancara terbarunya, sang game director Nate Fox menjelaskan alasannya.

Bersama ComicBook, Fox secara eksplisit mengatakan “Kami tidak mau membuat game ini menjadi supernatural. Kami menginginkan tetap berdasar dengan realita.” Tentu saja, ide seorang pria yang dapat mencapai hal-hal yang dilakukan Jin Sakai, sang Ghost di Ghost of Tsushima bukan didasarkan pada kenyataan, namun game ini layak mendapatkan apresiasi yang luar biasa. Namun demikian, hal ini dapat menimbulkan pertanyaan mengenai potensi supernatural yang hadir di balik layar Ghost of Tsushima.

Fox menjelaskan bahwa Sucker Punch menciptakan sebuah “rasa yang otentik” dengan memainkan game ini dan merasakan pengalaman pada ceritanya, bahkan ketika terlibat dalam quest yang menyinggung sebuah event supernatural, Fox menyebut hal tersebut dimaksudkan untuk “memperdalam hubungan dengan Tsushima dan juga orang-orang yang hidup disana sebelum Jin.” sangat jelas tujuan Fox dan Sucker Punch untuk membangun “rasa dari sejarah.”

Fox mengaku bahwa Ghost of Tsushima memang membelok dari aslinya, namun tidak keluar dari inti cerita dan tujuan awalnya. Ia mendeskripsikan bagaimana beberapa “elemen spiritual” dalam game dapat dikategorikan sebagai supernatural. Terkadang “angin yang membawa kamu ke tempat tujuan dan juga burung kuning yang mungkin menggiring kamu ke sebuah tempat”. Ia mengatakan fitur ini dihadirkan untuk eksplorasi pengetahuan tentang Tsushima dan kepercayaan orang-orang disana.

Keyakinan orang-orang Tsushima itulah yang sering mengarah pada persepsi tentang peristiwa dan makhluk gaib. Fox mengatakan bahwa inilah yang diyakini orang-orang ini nyata pada saat itu, sebuah “entitas supernatural”. Dan cerita mistis di Ghost of Tsushima mengekplorasi ide-ide ini dan tetap menghormati kepercayaan mereka, namun tidak mengubah peraturan dalam permainan ini.

Sumber : gamerant

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: