Take-Two Gugat Seorang Rapper Karena Sebuah Tarian di NBA 2K19

Take-Two Interactive menggugat seorang rapper yang mengklaim bahwa animasi tarian di NBA 2K19 melanggar hak cipta miliknya. Gugatan yang menimpa franchise 2K bukanlah pertama kalinya, beberapa tindakan hukum seringkali dilayangkan kepada franchise ini, salah satunya adalah gugatan jutaan dollar tentang tato Lebron James.

Dalam dokumen pengadilan yang diajukan minggu lalu, Take-Two menggugat raper asal Atlanta, Brandon Sims di pengadilan federal California, untuk meminta penilaian atas klaim pelanggaran hak cipta yang dibuat oleh sang rapper tersebut. Sims telah mengirimkan banyak surat kepada Take-Two menuduh pelanggaran hak cipta dan meminta Take-Two untuk membayar. Sang rapper mengeluhkan sebuah animasi berdurasi 8 detik yang disebut dengan “Take-Two Dancew Step” yang biasa digunakan untuk melakukan selebrasi para pemain. Sims mengatakan bawha animasi ini yang terlihat di NBA 2K19 melanggar hak cipta miliknya yaitu “Crank That Dance”, sebuah gerakan 82 detik yang dilakukan oleh tiga penari.

Take-Two melakukan pembelaan terhadap Take-Two Dance Step, menyatakan “tidak ada satupun orang yang dapat memiliki suatu tarian”. Perusahaan ini juga mengatakan bahwa Sims sendiri telah menyontek dari rapper dan juga seller konsol dan teknologi , Soulja Boy yang membuat gerakan populer “Crank That (Soulja Boy)”. Crank That Dance dan juga Take-Two Dance Step merupakan dua hal yang berbeda, tarian Sims ditarikan oleh tiga orang dan melekukan kaki sedangkan selebrasi NBA 2K hanya dilakukan oleh satu orang dengan kaki yang lurus.

Take-Two menginginkan pengadilan untuk memutuskan bahwa NBA 2K19 tidak melanggar tarian milik Sims. Take-Two juga meminta Sims untuk membayar biaya pengacara. Terdengar cukup aneh mengingat berapa uang yang berhasil NBA 2K hasilkan melalui microtransactions, namun Take-Two menyebut tindakan ini diambil untuk mencegah klaim-klaim aneh lain di masa mendatang.

Sumber : Gamerant

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: