Twitch Mulai Mem-ban Streamer Yang Tertuduh Kasus Pelecehan Seksual

Sebagai respon terhadapt pengakuan korban-korban pelecehan seksual diberbagai industri game, Twitch mulai menanggapi isu ini dengan sangat serius dan mereka juga mulai mengambil tindakan yang mereka umumkan pada Rabu lalu. “Kami akan memprioritaskan kasus yang paling serius dan akan memulai mengambil tindakan permanen sesuai dengan penyelidikan kami” sebut Twitch dalam postingan blognya, mereka menyatakan masih melakukan investigasi beberapa dugaan yang dilontarkan.

perusahaan penyedia platform streaming ini juga berjanji akan mengembangkan fitur yang lebih baik untuk mencegah / melawan segala pelecehan atau gangguan, mengkaji ulang kebijakan yang mereka punya, dan menciptakan alat deteksi yang lebih efisien untuk username dan chat yang menghina orang lain.

Sementara Twitch tidak mengumumkan nama-nama mereka secara langsung dalam pengumumannya, sebuah akun Twitter yang didedikasikan khusus untuk memperlihatkan user yang telah diban oleh Twitch memperlihatkan beberapa user / streamer yang diban bertepatan dengan pengumuman dari Twitch. Sejauh ini user bernama iAmSpoon, BlessRNG, WarwitchTV, DreadedCone, dan Wolv21 sudah tidak dapat melakukan streaming di Twitch.

Steramer terbesar yang melakukan pelanggaran seperti Tom “Syndicate” Casell dan streamer Destiny 2 yaitu Lono “SayNoToRage” sampai saat ini masih belum menghadapi hukuman dari Twitch. Casell sendiri menyangkal tuduhan pelecehan seksual yang ditujukan kepadanya, dan Lono sudah membuat video klarifikasi dan permintaan maaf.

Baru-baru ini Dr Disrespect juga telah diban secara permanen oleh Twitch tanpa alasan yang pasti, Twitch menyebutkan bahwa Dr Disrespect telah melanggar peraturan komunitas dan pelanggaran tersebut cukup serius. Sebelumnya ia juga pernah diban secara temporer ketika melakukan livestream di WC umum pada event E3 tahun lalu.

 

Sumber : Polygon

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: